maafkan aku…wahai diriku…:(

sampai detik ini….entah sudah berapa ratus ucapan pelecehan yg (terpaksa) harus aku telan…cuman hanya gara2 aku seorang madura…
besi tua, petani garam, sapi, carok, clurit, pemulung, deso, kampungan, dan banyak yg lain…
mungkin bagi kalian itu adalah guyonan yg menyenangkan…tapi bagiku…(maap sebelumnya) merupakan salah satu pelecehan terbesar, lgsg menusuk hati….membuatku gak bisa berkata lagi…
aku gak gitu….sama sekali gak gitu….
buat kalian yg bukan madura….aku salah apa sih ke kalian….emang suku kalian lebih baik dari sukuku ya? emang kalian merasa beruntung bukan termasuk suku madura? emang kalian milih dulu suku apa sebelum lahir?
buat kalian yang madura….gak adakah iktikad murni untuk memperbaiki citra suku kita yang selama ini terus jadi pesakitan…dipandang setengah mata…saatnya tunjukkan eksistensi kita..buatlah sesuatu yang berguna…bukan seperti pendahulu2 kita yg sok jagoan…hormatilah orang lain..km akan dihormati…
gak tau lah…itu mungkin yg harus aku hadapi…bagaimanapun aku gak bisa mengubahnya….
teringat ucapan salah seorang cendekiawan besar madura:
“Di ubun langit aku bersumpah, Madura darahku” (Zawawi Imron)

Powered by ScribeFire.

24 Responses to “maafkan aku…wahai diriku…:(”


  1. 1 Alief 8 May 2007 at 6:55 am

    Aku seorang cino, tapi gak masalah itu kalo dengar orang bilang: cino medit, dasar cino, awakmu sipit koyok cino ngono?, dll. Setiap orang punya karakter, dan itu tidak harus sama dengan sukunya. Toh orang ngomong apapun juga tidak akan mengurangi apapun dari diri kita kan…

    Justru sebaliknya ayo dibuktikan bahwa dengan besi tua dan bau sapi, justru bisa banyak bermanfaat bagi orang lain…. Smile :)

  2. 2 wargabanten 27 May 2007 at 7:36 pm

    Pada dasarnya manusia itu sama, ingin dicintai dan mencintai. Ingin kedamaian dan ingin rasa aman.

  3. 3 kurniawanto 16 June 2007 at 2:24 pm

    Dah lah Cholis ga usah didengerin. Mungkin mereka cuma asal ngomong. Mereka cuma melihat dari sisi buruknya doang yang notabenenya bagian sangat kecil dari suku madura. Aku yakin Nggak semua org madura kayak yang mereka omongin.

    Yaangpalingpenting adalah nggak usah emosi. Lumayanlah belajar buat sabar..

    Yang sabar yah fre! Org sabar disayang Tuhan loh :)

  4. 4 Islah Bahrawi 6 July 2007 at 6:06 am

    Tenang mas, saya Madura, saya tukang besi tua, pemulung, kakek saya petani garam, paman saya tukang carok…..but who have right to judge or to punish? Keluarga saya keluarga pemulung, 100% Madura “totok”,sehari-hari bergelut dengan timbangan, potongan besi, kabel, puing. Tapi honestly, kami hidup layak, lumayan educated dibanding orang lain yang lebih bangga menjadi tukang ojek atau bank teller berdasi, baju mencirit dengan kartu kredit minimum payment….What a life. Hanya orang-orang dengan pola pikir konservatif, jahil, mundur, backstep whatsoever yang masih menghubung-hubungkan status dan harkat dengan ethnical stereotype. “Be proud, be pride to be human being who stands inside the crowd, otherwise just sleep well and wake up while everything is over, you are absolutely garbage…”(Benjamin Franklin)

  5. 5 Yan 081392000041 28 September 2007 at 3:58 pm

    madura itu emang tolol dan bego,ngga tau diri,ngga tau diuntung.

  6. 6 nrkhlsmjd 28 September 2007 at 5:04 pm

    @ Yan
    setidaknya tidak sepengecut orang yang komen tanpa alasan yang jelas & tanpa disertai identitas yg lengkap…
    terimakasih dah mampir…

  7. 7 Eko 08562966667 8 October 2007 at 3:21 pm

    Madura tuh orangnya bego,tolol,dungu,ngga punya sopan-santun krn pendidikannya rendah,otak binatang,ngga punya malu dan kampungan.

  8. 8 Eri 085643220102 8 October 2007 at 3:22 pm

    yang saya tau dari tahun 80an, orang dayak dikangkangi sama pendatang. jika anda berani jujur, rata2 orang kalimantan orangnya bersifat dingin, tidak mudah marah dan umumnya defensif. dan jika anda berani jujur, orang madura umumnya agresif. bukan hanya suku asli yang merasakan tekanan yg dilakukan oleh warga madura, orang bugis dan suku lain pun di rendahkan orang madura di kalimantan. dan setau saya, secara politik, kalteng mau dijadikan darah migrasi oleh madura.namun bahasa ‘dimana tanah di[ijak disitu langit dijunjung’ kurang diamalkan oleh saudara kita madura. maka akumulasi kepedihan yg dirasakan warga dayak selama 20 tahun akhirnya meledak. dan terjadilah peristiwa memilukan itu.
    jika anda membaca sejarah dayak, tahun 1800an semua suku dayak bersepakat untuk berhenti berperang (saling mengayau/mengambil kepala), apa mau dikata, madura memancing kemarahan warga asli yang tertinggal sbaik secera sosial ekonomi maupun politik, terjadilah kecemburuan.
    anda tidak berimbang menceritakan peristiwa sampit in, cobalah memulai dari 20 tahun sebelumnya.

  9. 9 Tedy 085281153723 8 October 2007 at 3:23 pm

    menurut pengalaman saya (saya bukan orang dayak Juga bukan orang madura)namun dari sekian banyak orang madura yang saya kenal mereka mayoritas mau menang sendiri dan kurang menghargai budaya dan adat tempat/suku lain, bahkan seharusnya mereka sebagai pendatang bisa membaur dengan penduduk setempat sehingga bisa menjalin persaudaraan yang kukuh, apalagi kita ketahui adat yg sangat buruk sampai saat ini ga mau hilang, pendatang mengadakan pesta sabung ayam (reok DLL) bahkan bila ada salah faham sekecil apapun menyebabkan pembunuhan..!! Jadi Saya sendiri…yg anti kekerasan/pembunuhan…mengajak saudara2 kami agar saling mencita sesama manusia…Budaya Bunuh membunuh kita hapus dari benak kita, kalau kita di dholimi org lain kan ada Hukum, Alias jangan SOK JAGO…Rendah diri.. Memaafkan Lebih mulia…….Ingat Mereka yg kau Bunuh Juga ingin hidup sebagai mana Kau ingin hidup…CAROK……..

  10. 10 Ferdiansyah 081328268252 8 October 2007 at 3:24 pm

    Sebenarnya saya tahu dan lihat bagaimana orang madura yg ada di seluruh indonesia penjahat dan bodoh aja. Di tanah orang kok mau mentang, sok menguasai, saya sendiri melihat Hampir di seluruh Indonesia ada komuntas Madura, Jujur kurang sopan dan sok pintar, dan merasa sombong,

    Suatu pelajaran bagus buat suku madura supaya tidak mentang2 di Tanah orang mau disamakan di Tanah Madura.

    Saya setuju aja dengan tragedi itu, Bagus dan bermakna buat mereka. walau sedikit kejam… is ok !!

    Sebenarnya Apa sih maunya madura ???…. Mau sok jagoan ya walah….. ngaca dikit man ?? Ini negara Republik…. Jangan semena mena acungkan Clurit di Tanah Orang
    Orang Daya Dilawan .,…. hahahahh ya mampoes loe deh

    Gua sih bukan orang dayak tapi gua demen dengan Istiadat mereka yg ramah dan sopan, Kalo orang madura sih dimana 2 celurit doang di tonjolkan parah deh….

    Clurit di lawan Ma Klewangnya si Dayak wah jauh man !! kagak ada apa2nya

    Gua Salut Sama Orang Dayak …Is Ok
    Gua juga punya temen2 Madura tapi sok semua dahh…!!!

    Utk Pemerintah atau Para Politisi .,…. Jangan sok komentar deh tentang Tragedi Sampit….. Pala loe bisa peyang tuh.!!

    Gua Setuju deh kalo Madura di Usir dari Negara Kalimantan yg damai…..

    Dimana2 Madura bikin Rusuh dan Kekacauan,… Salut Utk Suku Dayak
    Dari pada Memajukan Daerah Madura Mending Dayak di lestarikan ……..

  11. 11 nrkhlsmjd 8 October 2007 at 3:57 pm

    ayo…ayo… sapa lagi yang mau komen…
    tenang aja…gak bakalan aku sensor*) koq..! piss :D

    buat 4 komen diatasku, ip anda 202.91.11.82 ;)
    PT. TIME EXCELINDO
    Internet Service Provider
    Grha STMIK AMIKOM 1st Floor
    Jl Ring Road Utara Condong Catur
    Yogyakarta 55283

    *)kecuali mengandung konten pornografi

  12. 12 Migia 25 October 2007 at 4:51 am

    Saya ingin bercerita beberapa hal tentang etnis Madura yang saya tau. Seperti yang saya lihat ada sebagian orang mengatakan orang Madura identik dengan kekerasan, bodoh, kasar, gampang tersinggung dan serba terbelakang. PADAHAL FAKTANYA TIDAK SEMUA SEPERTI ITU. di berbagai media mereka justru digambarkan sebagai pekerja keras, ulet, tahan bantingan zaman , rajin dan teguh memegang agama Islam. ITULAH BEBERAPA SIFAT POSITIF MASYARAKAT MADURA YANG PATUT JADI TELADAN. klo kejelekan sih saya rasa SEMUA PASTI PUNYA KARENA TIDAK ADA YANG SEMPURNA DI DUNIA INI. karena itu jangan saling menghina. buktinya, lihat saja bahwa asumsi orang Madura berwatak keras dibantah oleh antropolog asal Belanda, Dr Huub de Jonge, (yang sudah lama tinggal di Madura) karena anggapan tersebut terkadang hanya untuk kepentingan lain. Dia mengemukakan hal itu kepada ANTARA, Minggu malam, saat menghadiri Kongres Budaya Madura di Sumenep, Jawa Timur.

    Lagipula klo ada orang yang bilang orang Madura sangat terbelakang menurut saya itu juga TIDAK SEPENUHNYA BENAR. Banyak sekali tokoh Madura yang sukses baik di tingkat daerah maupun Nasional seperti Moh Noer(mantan Gubernur jatim), pak Mahfudz(mantan MENHAN-RI dan skg anggota DPR-RI), Fathorrasjid(ketua DPRD jatim), Profesor J. Didik J Rachbini, Banurusman, Roesman Hadi, (mantan KAPOLRI). Ada Hanafi Asnan, Mantan KSAU, M Arifin (KSAL), R. Hartono (mantan KSAD), Arie Sudewo (mantan Ka. Bakin), ada Soedjono dan MA. Rachman (mantan Jaksa Agung), Prof Suroso Imam Djazuli (Guru Besar Unair), KH Nuruddin A Rahman (Wakil Ketua PWNU Jatim dan anggota DPD RI), Prof Rahimmullah (Guru Besar ITS), dll. itu baru sebagian yang saya tau dan yang lain masih sangat banyak.

    Malah dalam suatu rubrik yang saya baca bahwa tokoh nasional asal Madura di pusat juga diyakini HANYA BISA DISAINGI oleh tokoh nasional berdarah Jawa. Bahkan sampai seorang Emha Ainun Nadjib sempat mengungkapkan bahwa manusia Madura merupakan “THE MOST FAVORABLE PEOPLE”, yang watak dan kepribadiannya patut dipuji dan dikagumi dengan setulus hati. Karena itu tidak heran kalau riset koran tempo sampai pernah menempatkan etnis Madura sebagai ETNIS KE 5 TERSUKSES DI INDONESIA. Itu jelas bukti yang sangat jelas.

    Cuma yang saya sayangkan KURANGNYA KEPEDULIAN MASYARAKAT MADURA PADA PEMBANGUNAN WILAYAHNYA. Lihat saja sebagian besar mereka yang sukses justru mereka yang berada di perantauan. Malah mereka yang sukses di luar jarang yang kembali untuk membangun wilayahnya. Madura adalah etnis terbanyak ke 3 dengan jumlah diperkirakan 15 – 17,5 juta seluruh Indonesia. Namun yang berada di madura sendiri hanya 3 juta lebih saja. Kemana sisanya? Karena itu jangan heran meski etnis Madura diprediksi salah satu yang tersukses di Indonesia namun daerah mereka sendiri justru salah satu yang tertinggal. Karena itu saya juga berharap etnis Madura agar tidak hanya terus merantau mencari sumber-sumber ekonomi di luar tapi juga tumbuhkan kepedulian terhadap wilayah Madura itu sendiri. Saya yakin jika mereka mau melakukan itu bukan tidak mungkin Madura akan menjadi salah satu daerah termaju mengingat daerah ini mempunyai potensi sumber daya manusia yang brilian dan kekayaan yang melimpah seperti migas dan yang lain. Itu sebagian yang bisa saya ceritakan mengenai etnis Madura. MOHON MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA BILA ADA KESALAHAN KARENA KEBENARAN SEJATI HANYA MILIK ALLAH SWT.

  13. 13 Migia 1 November 2007 at 5:47 pm

    Saya cuma “menghela nafas” aja melihat komentar2 yang menghina orang2 Madura itu. ada yang mengatakan “Madura tuh orangnya bego,tolol,dungu,ngga punya sopan-santun krn pendidikannya rendah,otak binatang,ngga punya malu” dll. Padahal liat aja kenyataannya masyarakat Madura tidak seperti itu, bahkan sekarang sudah banyak banget yang maju. Justru klo melihat cara bicara mereka apa itu tidak mencerminkan bahwa mereka sendiri yang seperti itu. Klo anda melihat orang yang benar2 berpendidikan, apa ada yang seperti itu?

    Klo masalah kerusuhan sampit, emang saya akui berdasarkan informasi sebagian orang Madura yang pertama kali bersalah karena tingkah laku sebagian oknum mereka di kalteng yang katanya kurang bisa menyesuaikan diri dan gampang main kekerasan. Tapi ingat, ITU CUMA SEGELINTIR AJA. Apa sikap sebagian masyarakat dayak di sana yang membantai mereka yang tidak bersalah itu bisa dibenarkan?

    Saya ingin bertanya pada anda yang berpikir logis, APA BENAR PEMBANTAIAN SADIS TERHADAP RIBUAN ORANG2 MADURA DI KALIMANTAN YANG DILAKUKAN SEBAGIAN PIHAK DAYAK KARENA ALASAN YANG SAYA SEBUTKAN DIATAS TADI? Padahal yang melakukan keonaran hanya segelintir saja. Apalagi dengan teganya beberapa oknum mereka memotong leher perempuan bahkan anak kecil yang jelas tidak berdosa. Padahal anak kecil tau apa tentang keadaan di sana. Lagian mereka bisa bantai Madura karena emang Madura minoritas di sana dan menurut berita yang saya baca, senjata sebagian mereka dilucuti jadi ga’ bisa banyak melawan. Seandainya Madura dan Jawa dekat kalimantan, bukan tidak mungkin orang2 Madura yang akan balik memberantas orang2 biadap di sana.

    Sebenarnya alangkah indahnya klo kita hidup damai saling berdampingan. Untuk apa sih pada ribut perang baik perang sampit, poso, ambon ato yang lain. Hormatilah adat orang meskipun tidak harus mengikutinya karena kita punya keyakinan masing2. Dan etnis lokal juga jangan sok jagoan mentang2 mayoritas kepada pendatang. Coba gimana klo giliran mereka jadi minoritas dan diperlakukan kayak gitu? Klo ada yang salah, hukum yang salah aja dan bukan semuanya hanya karena persamaan agama, etnis, ato yang lainnya. Itu jelas pemikiran kolot dan itu bisa saja berbuat dzalim terhadap orang yang tidak punya salah. DAN KITA JANGAN SAMPAI MASUK GOLONGAN ORANG2 DZALIM.

    Sebenarnya semua orang itu punya kelemahan dan kelebihan masing2. Karena itu hindarilah sikap menghina dan melecehkan pihak lain. Biarpun di etnis tersebut ada orang yang bejat, pasti ada juga yang baik. Klo kita dah bisa saling menghargai dan bersatu padu, BANGSA INDONESIA PASTI AKAN MENJADI BANGSA YANG BESAR DAN DISEGANI OLEH DUNIA. Tapi gimana mau seperti itu klo banyak yang pada ribut sendiri karena masalah agama, etnis, saling emosi dll. KARENA ITU BERPIKIRLAH DENGAN JERNIH DAN JADILAH ORANG2 YANG MULIA. Mungkin gitu aja yang bisa saya sampaikan. MOHON MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA BILA ADA KESALAHAN KARENA KEBENARAN SEJATI HANYA MILIK ALLAH SWT.

  14. 14 ban 20 November 2007 at 5:56 pm

    he madura, baca dong buku “folklore madura’ karangan Emha Ainun Nadjib.
    luar biasa penghargaan cak nun (karibnya cak zawawi) terhadap madura,
    dengan bahasa penuh humor. liat di http://www.padhangmbulan.com/

  15. 15 boy 22 February 2008 at 3:19 pm

    Inilah pentingnya para tokoh Madura yg lebih perpendidikan kedepan untuk bisa merevolusi budaya masyarakat madura yang selama ini dipandang oleh etnis lain dg stereotif negatif. Sebab tanpa adanya perubahan yg serius dari tokoh2x masyarakat sisi adat yg buruk dari etnis madura tak akan bisa hilang.
    Langkah 2x bisa sebagai berikut
    1. Akui bahwa dalam mayoritas etnis madura mempunyai sisi perilaku yg buruk yang sudah menjadi budaya dan pemikiran mereka, yaitu mau menang sendiri, tidak perduli org lain, keras dll. Artinya lihat kedalam terlebih dahulu sebelum kita menyanggah pendapat org lain.
    2. Setelah itu disadari lakukan perubahan atas budaya itu, lakukan revolusi pada etnis Madura kalau perlu buat hukum adat untuk mengubah adat yg buruk.
    3.Biasakan masarakat madura berbaur dg etnis lain tidak berkelompok exlusif seperti selama ini yg justru akan menyuburkan adat serta budaya yg buruk di mereka.
    4.Lalu buktikan bahwa etnis madura juga adalah etnis yg beradab
    apalagi ya itu dulu dech

  16. 16 no rasis 17 March 2008 at 5:37 pm

    maaf sebelumnya, kalau boleh saya menilai masyarakat madura emang terkenal galak dan suka kasar, dan ini realitas yang saya temukan dari komentar warga, apakah itu komentar dari suku jawa, melayu, batak maupun saudara kita orang dayak yang pernah dicaci maki dan di hina-hina orang madura. Namun yang perlu digaris bawahi adalah dengan hidup sebagai manusia yang socius yaitu salaing menghormati berbedaan dan tidak melecehkan budaya atau adat istiadat suku lain. Saya yakin jika orng madura seperti maka masyarakat suku madura akan di terima oleh masyarakat dari manapun juga. Jangan pernah merasa diri kitalah yang paling hebat dan yang paling berpengaruh apalagi dengan meksud menguasai orang lain, karena suatu saat kekuasaan itu akan pudar dan hancur, karena kekuasaan sejati bukan milik orang madura, orang melayu, orang jawa maupun suku-suku lain, kekuasaan hanya milik Tuhan yang maha Esa, Kuncinya adalah dengan hidup rukun dan damai, tidak salingmencari-cari kesalahan atau permusuhan dan yang terpenting tahu menenpakan diri dan bersosialisasi bukan maumenguasai……….

    All abaut for bangsa Indonesia….
    dengan demikian indonesia is the best human/humanity…..

  17. 17 reezkasphere 28 May 2008 at 3:06 pm

    Hmm..

    Saya simpulkan ya semua pendapat diatas..

    Masalahnya sederhana, orang indonesia suka men-generalisasi!
    Mending kalo generalisasinya bener..

    Jangan terlalu menyalahkan orang indonesia juga, tokh sebagian besar orang di negeri ini masih bodoh.. what can i say?

    Morale dari semua pendapat diatas, JANGAN SUKA MEN-GENERALISASI!

    Menyimpulkan sesuatu terlalu cepat, tanpa melihat dengan seksama dan teliti membuat mata anda buta dan mengambil keputusan yang sama sekali tidak rasional. (just another way to say you’re stupid).

    Saya kurang suka dengan blogger yang berusaha menaikkan traffic dengan membawa isu agama, ras atau suku. Pasti ada cara yang lebih baik bung! kreatif dong..

    Saya lebih suka mati sebagai seorang muslim, daripada seorang madura atau seorang indonesia atau suku2 lainnya (yg merasa lebih beruntung dari madura). Saya tidak akan membiarkan suku, bangsa, dan ras membatasi pemikiran dan mata hati. I’ll die as a moslem..

    walaupun..
    “Di ubun langit aku bersumpah, Madura darahku” (Zawawi Imron)

  18. 18 PAPA J 20 August 2008 at 10:36 pm

    YAA ALLAH YAA TUHANKU PENGUASA SELURUH ALAM SEMESTA………
    AMPUNILAH DOSA HAMBAMU INI YAA ALLAH……………………
    AMPUNILAH NAFAS HINA HAMBAMU INI YAA ROBBI………………
    AMPUNILAH KEKHILAFAN SAUDARA2 MADURA HAMBA YAA ALLAH…………
    AMPUNILAH KEKHILAFAN KELUARGA DAYAK HAMBA YAA ALLAH…………..
    SUNGGUH ENGKAU AKAN MELURUSKAN SEMUA KETIDAK BENARAN YAA ALLAH…….

    HANYA DIDEPAN KE-MAHA AGUNGANMU LAH NYAWA “MADURA” HAMBA INI PERSEMBAHKAN,,…………
    YAA ALLAH BUKALAH MATA SAUDARA2 HAMBA DILUAR SANA JUGA HATI MEREKA…AKAN SEBENTUK KEBENARAN SEJATIMU YAA ALLAH…..

    ALHAMDULILLAH WA SYUKURILLAH ENGKAU TELAH MENGANUGERAHI HAMBA KEHIDUPAN DENGAN MEMPERCAYAKAN SEBENTUK RUH YG KAU TIUPKAN DALAM RAGA “MADURA” INI YAA ALLAH……..
    AKAN HAMBA JAGA INI SEMUA SAMPAI KELAK AKAN MENGHADAPMU……..

    “DI UBUN LANGIT AKU BERSUMPAH, MADURA DARAHKU!!!!!!!!!!!!!!!!”

  19. 19 kaconk 11 November 2008 at 1:11 am

    semua kejadian itu memang pada dasarnya
    merupakan penyimpangan terhadap bentuk sosial dan budaya.
    tapi saya kira itu semua jangan sampai dijadikan sebuah alasan untuk menggeneralisasi sebagai sikap dan perilaku yang bersifat negatif kepada senua orang madura.
    melainkan,,,,,,,,,,,,,
    dengan sifat kearifan yang melekat pada diri anda:
    seyogyanya senuanya dipahami secara proposional dan komtekstual.

    apakah anda merasa sudah lebih naik dari kami??????
    untuk kaum madura teteplah dengan semboyan kita:
    “bengo’an pote tolang katembeng pola matah”

    ………… Potre Madureh ……….

  20. 20 titan 7 December 2008 at 5:35 pm

    ei
    q madura. cuek aja biar mreka bilang gitu..
    tau apa mereka.. ang mreka(yang ngejek itu0 bisa ngebuat sampah menjadi uang. hhhh orang cuma bisa bicara. kita yang buktikan. buktikan madura itu gak bisa disepelekan.
    madura itu pekerja keras.

  21. 21 fara 16 December 2008 at 8:04 pm

    eh….dasar sembarangan,kalau ngomong jangan sembarangan dong….
    g semuanya orang madura seperti itu../
    buktinya budaya madura baju dan berhasil khan,,,,,

  22. 22 fara 16 December 2008 at 8:06 pm

    eh….dasar sembarangan,kalau ngomong jangan sembarangan dong….
    g semuanya orang madura seperti itu../
    buktinya budaya madura maju dan berhasil khan,,,,,

  23. 23 Nasar 23 December 2008 at 8:18 pm

    Pokoknya yang penting Aku milih damai aja…

  24. 24 CHEPI 24 June 2009 at 5:26 pm

    sebelum kalian membela diri dengan arumentasi kalian, cobalah kalian tengok dan tanya..
    apakah ada etnis lain yang suka sembarangan nyerobot lahan orang,…
    orang jawa,sunda, batak masih mau ngontrak.. tapi kalian apa coba, thingking…
    adakah etnis lain yg kalo ada masalah mereka dalam budaya mereka di selesaikan dengan carok…
    adakah pemaksaan kepada orang lain ketika mereka meminta sesuatu…
    dari yang saya tanyai sama beberapa teman saya dari beberapa etnis, selain madura kebanyakan orang memang sentimen..
    berarti ada yang salah dong, akui itu, baru kalian perbaiki diri..!!
    perbaiki sikap kalian wahai madura saudara ku
    agar kalian bisa di terima dan dapat berbaur baik dengan etnis2 saudara kalian yang lain..
    itu saja saran dari saya.


Leave a Reply




i’m being hibernate

see you next time...

 

May 2007
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Top Clicks

  • None

Archives